23 Mei 2020 11:13

OD-SK Optimis Pariwisata kembali Bergeliat

MyPassion
Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw saat berada di salah satu objek wisata unggulan daerah.

MANADOPOST.ID--Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK), terus menyalurkan bantuan bagi daerah kepulauan seperti Lihaga, Mantehage, Bunaken, Nain serta beberapa pulau lain. Namun ada yang unik, selain memberikan bantuan, OD-SK juga terpesona dengan kondisi pantai di daerah tersebut.

OD-SK, Forkopimda serta rombongan lain, menyalurkan 2.043 paket bantuan dengan menyasar jalur laut dengan mengendarai jet ski, di Pulau Mantehage dan Pulau Nain, Kabupaten Minahasa Utara.

Sebelumnya, pada Senin (18/5) Gubernur OD dan jajaran Forkopimda telah membagikan 1.066 paket sembako bagi warga Kota Manado yang terdampak Covid-19 di Pulau Siladen, Pulau Bunaken dan Pulau Manado Tua. Total dalam lima hari, Gubernur Olly telah membagikan 3.109 paket sembako bagi warga terdampak covid-19 di lima pulau yang ada di Manado dan Minahasa Utara.

Adapun paket sembako dikemas dalam tas berisi 5 kilogram beras, 10 bungkus mie instan, 1 liter minyak goreng, 3 kaleng ikan siap saji dan 5 buah masker didistribusikan melalui lembaga keagamaan sebelum dibagikan dibagikan door to door ke rumah-rumah warga agar proses penyalurannya akurat sekaligus efektif mencegah kerumunan orang dalam rangka menerapkan physical distancing.

Gubernur OD ketika menyalurkan sembako di Pulau Mantehage dan Pulau Nain mengajak masyarakat mematuhi himbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19 di Sulut. "Kami datang kesini bersama Forkopimda Provinsi Sulut. Rakyat lagi harus tau, saling dengar dengan pemerintah supaya dalam rangka pencegahan Covid-19 melebar kemana mana," jelasnya.

Pemerintah menurut OD memberikan bantuan didalam setiap kantong ada masker jadi semua keluarga dapat masker disin, agar supaya kalau mau bersosialisasi dengan lebih dari 5 sampai 10 orang harus tetap menggunakan masker.

"Ini masker non medis jadi boleh cuci, boleh pakai berkali kali. Karena penyebaran Covid-19 ini tidak lewat kemana-mana, semua lewat pe muka kita, hidung, mulut, mata. Jadi muka kita harus dijaga bersih. Harus cuci tangan betul-betul supaya sebelum pegang muka tangan harus bersih terus," imbuhnya.

OD menuturkan, upaya pencegahan Covid-19 harus dilakukan semua masyarakat karena obat dan vaksin corona belum dapat ditemukan hingga kini. Ia juga mengajak warga pesisir untuk gemar berolahraga dan gemar makan ikan yang mengandung protein tinggi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

"Jalan satu-satunya ini yang boleh kita lakukan harus bersama sama, lawan Covid-19 ini. Kalau boleh lebih banyak makan ikan dan semua bergerak. Olahraga supaya terhindar, karena saat ini obat antivirus Covid-19, belum dapat," jelasnya.

Lebih jauh, Gubernur OD juga kembali menyampaikan imbauan pemerintah untuk melakukan kegiatan keagamaan dari rumah di tengah pandemi Covid-19.

"Di tiap kegiatan keagamaan juga pemerintah sudah minta jangan dilakukan dengan mengumpulkan masa. Harus dilakukan di rumah, menggunakan streaming dari gereja, pakai pengeras suara supaya masyarakat dari rumah mengikuti. Karena di Pulau Mantehage ini kan jauh dari virus, kalau kita samua jaga maka terhindar," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, juga optimis, semakin kompak dan komit menjalankan social dan phsycal distancing, akan semakin cepat rantai Covid-19 hingga pariwisata kembali bergeliat.

"Sedih juga lihat Paser Timbul yang tadinya destinasi turis mancanegara sekarang kosong. Tetapi semangat pak gubernur dalam menyelesaikan pandemik ini, kita optimis dapat mengeliatkan kembali Paser Timbul ini," bebernya.

Kandouw mengatakan, akibat pandemi Covid-19 ini melanda daerah ini objek wisata paser timbul yang dulu ramai dengan wisatawan turis mancanegera tapi sekarang sedih juga melihatnya.

"Paser Timbul yang tadinya destinasi turis mancanegara sekarang kosong. Sedih juga melihatnya. Paser Timbul akan ramai kembali dan pariwisata di daerah Sulut ini akan berjalan normal kembali serta wisatawan mancanegara akan berbondong-bondong datang ke daerah ini," tandasnya.(ewa/gnr)

Kirim Komentar