22 Mei 2020 16:10

Tomsel Dominasi Pasien Positif Covid-19 di Tomohon

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST.ID--Kecamatan Tomohon Selatan (Tomsel) menjadi daerah penyumbang Covid-19 terbanyak di Kota Tomohon. Terbaru, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah  6 orang kesemuanya berasal dari kecamatan ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh menjelaskan dari keenam pasien ini terdapat pasangan suami istri. “6 orang itu salah satunya pasien laki-laki 47 tahun beliau merupakan kontak erat resiko tinggi (KERT) dari pasien positif sebelumnya dan saat ini dirawat di RSUD Anugerah,” terangnya.

Dia melanjutkan, pasien kedua yaitu perempuan 45 tahun dari Kecamatan Tomohon Selatan dan juga merupakan KERT dengan pasien positif sebelumnya. “Pasien ketiga yaitu bayi perempuan 1 tahun juga merupakan KERT,” timpanya.

Dia menambahkan, pasien keempat berjenis kelamin perempuan usia 50 tahun juga merupakan KERT yang saat ini dirawat di salah satu RS swasta Manado. “Yang kelima pasien perempuan 72 tahun. Pasien Sebelumnya merupakan PDP dan dari swab terkonfirmasi positif,” bebernya. 

Lanjutnya, pasien ini bukan merupakan pelaku perjalanan dan saat ini sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Anugerah. 

“Saat ini kami tim gugus tugas sementara menelusuri kasus ini. Karena merupakan individual case,” tukas dia.
Kata dia, untuk pasien terkonfirmasi positif keenam berjenis kelamin perempuan 50 tahun juga merupakan KERT dan saat ini dirawat di RSUD Anugerah. “Dengan demikian berjumlah 16 orang. Dengan rincian total positif yang dirawat 10 orang. 1 orang dari Tomohon Tengah dan 9 orang Tomohon Selatan. Sembuh 5 orang dan meninggal dunia 1 orang,” imbuhnya.

Sementara Camat Tomohon Selatan Stenly Mokorimban mengatakan apa yang disampaikan jubir gugus tugas bahwa kecamatannya bertambah 6 pasien positif adalah benar. “Kebanyakan dari pasien positif dari Tomohon Selatan ini merupakan KERT dari pasien 58 yang merupakan tenaga medis,”  jelasnya.

Dia melanjutkan sebagai pemerintah pihaknya terus menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat supaya lebih disiplin. “Ini imbauan kami setiap harinya, kami turun edukasi sebenarnya mulai sedikit keras, agar kalau  keluar rumah pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” ucapnya.

Kata dia, data terbaru  Covid-19 ini merupakan hasil swab pertama yang dilakukan sehingga potensi penyebarannya ada. “Sehingga kami tegaskan kepada masyarakat ini tidak akan berkembang kalau kita berdiam di rumah. Yang melakukan kontak erat kami harap melakukan isolasi mandiri dirumah, jangan keluar rumah, berulang kali kami sampaikan,” pungkasnya. (asr/gel)

Kirim Komentar