18 Mei 2020 11:55

Pasar Pinasungkulan Akan Ditutup

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST.ID--Meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di klaster Pasar Pinasungkulan, Karombasan, Kecamatan Wanea membuat pemerintah menerapkan protokoler kesehatan secara ketat.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan, klaster Karombasan menyumbang 7 pasien positif Covid-19, dan jika masih ada ketambahan, maka akan segera melakukan koordinasi dengan Forkompinda Manado, membahas rencana penutupan sementara Pasar Pinasungkulan dengan berpedoman pada penerapan protokol kesehatan.
" Nantinya selama masa penutupan sementara, pedagang akan dipindahkan keseputaran lokasi stadion Klabat Manado," ujar wali kota.

Terpisah, Dirut PD Pasar Manado Stenly Suwuh mendukung rencana Pemerintah Kota Manado untuk menutup sementara pasar Pinasungkulan. "Rencananya Senin (18/5) hari ini, kami akan menggelar rapat penutupan pasar Pinasungkulan bersama Wali kota dan Forkompinda. Setelah itu dilakukan sosialisasi, Rabu (20/5) akan dilakukan penutupan," ujarnya.

Dia membeber dari hasil rapid test yang dilakukan tim medis kepada para pedagang, yang reaktif ada 40 orang. "Tapi masih banyak pedagang yang tidak melakukan rapid test.  Dari 1.050 pedagang, yang melakukan rapid test tidak mencapai setengah. Karena itu, sesuai perintah wali kota bagi pedagang tidak melakukan rapid test akan diproses hukum karena nantinya akan menjadi penyebar virus," ujarnya.

Dia menambahkan, sampai sekarang pasar Pinasungkulan sudah sepi pembeli. "Tapi kalau pun ada pembeli wajib menggunakan masker begitu juga pedagang, mencuci tangan menggunakan sabun ketika masuk pasar," pungkasnya. (ite)

Kirim Komentar