15 Mei 2020 09:08

Swab Ketiga, Pasien 01 Sangihe Negatif Covid-19

MyPassion

MANADOPOST.ID--Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Jopy Thungari MKes menyatakan telah diterima hasil swab ketiga, Kamis (14/3) kemarin, dari pasien terkonfirmasi positif pria (23) asal Kecamatan Tahuna Timur, dari Balai Laboratorium Besar Kementerian Kesehatan Jakarta dengan hasil negatif. 

“Pada hari ini (kemarin, red), Kamis 14 Mei 2020, kami telah menerima hasil swab ke tiga Laki-laki 23 tahun asal Kecamatan Tahuna Timur dari Balai Laboratorium Kementerian Kesehatan Jakarta, dengan hasil negatif,” katanya. 

Disinggung pasien terkonfirmasi positif bisa dipulangkan, Jubir mengatakan harus menunggu hasil swab keempat, yang telah di kirim ke Manado, beberapa hari lalu. 

“Kita nanti akan pulangkan kalau sudah dinyatakan sembuh, dan kriteria dinyatakan sembuh, apa bila sudah dua kali berturut-turut hasil swabnya negatif. Kita juga masih menunggu hasil swab ke empat yang hari Sabtu kemarin dikirim ke Manado. Mudah-mudahan secepatnya keluar,” pungkasnya.

Sedangkan untuk salah satu orang dalam pemantauan (ODP) lanjut dia, pria (30) asal Kecamatan Tahuna Timur yang diketahui telah di isolasi sejak tanggal 3 April 2020 dan genap 41 hari masa isolasi pada Rabu (13/5) dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan swab ke tiga. 

“Hasil Swab pria 30 Tahun asal Kecamatan Tahuna Timur, hasilnya negatif. Ini merupakan hasil sampel ke tiga. Dari hasil ini, tim medis bisa menyatakan yang bersangkutan tidak terpapar virus corona. Karena hasilnya negatif selama tiga kali berturut-turut. Dengan hasil ini maka yang bersangkutan sudah dipulangkan,” jelasnya. 

Jubir juga menjelaskan ODP 30 tahun tersebut lama menjalani masa isolasi, lantaran memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif corona. 

“Kita tahan yang bersangkutan di rumah sakit karena memiliki kontak erat dengan pasien positif. Sehingga perlu di ambil swab sebanyak tiga kali, untuk memastikan bahwa dia tak terpapar virus corona,” tegasnya. (wan/jen)

Kirim Komentar