12 Mei 2020 09:45

4 Ribu Rapid Test Disiagakan, Alat Ukur Suhu Tubuh Disebar

MyPassion
dr Deesje Liuw

MANADOPOST.ID--Kota Tomohon sudah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Cobid-19. Di mana, telah terjadi kasus transmisi lokal. Pemerintah pun terus lakukan langkah-langkah penanganan.

Salah satunya dengan menyiapkan 4 ribuan rapid test. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tomohon dr Deesje Liuw. “Sejauh ini sudah tidak bisa dihitung lagi berapa banyak yang sudah kami gunakan. Namun intinya kami terus berusaha memastikan kesehatan masyarakat terjamin,” ungkap dia.

Dia melanjutkan, pihaknya sudah melakukan tracking dan rapid test massal terhadap masyarakat di beberapa lokasi di Kota Tomohon yang disinyalir kontak erat ataupun daerah transmisi Covid-19.

“Beberapa kelurahan memang menjadi tempat yang sangat kami perhatikan seperti Tumatangtang, Kamasi, dan Matani. Tentu kami harap masyarakat di kelurahan ini lebih berhati-hati lagi,” ujar dia.

Terkait ketersediaan APD saat ini, menurutnya cukup untuk memenuhi kebutuhan di  Kota Tomohon. “Tapi tentu masih butuh karena setiap hari ini digunakan oleh petugas rumah sakit dan sebagainya yang menangani pasien PDP ataupun Covid-19,” imbuhnya.

Kata dia, sekarang pihaknya fokus pada kontak erat pasien positif, PDP, dan yang dicurigai merupakan orang tanpa gejala (OTG). “Observasi terus kami upayakan dan kami lakukan terhadap OTG. Semua kontak erat risiko tinggi sudah kami swab deng memeriksa apusan tenggorokan,” ucap dia. 

Menghadapi ini dia membeber, semua kelurahan mulai bersiaga dan terus berjaga. “Masing-masing kelurahan sudah dibekali alat pengukur suhu tubuh, agar pendatang bisa diperiksa,” sebut dia. 

Dia berharap masyarakat tidak panik dan lebih waspada untuk terus mengikuti aturan pemerintah. “Kalau semua masyarakat mengikuti baik baik aturan pasti penyebaran tidak terjadi dan bisa kita antisipasi, mari bersama hadapi pandemi  ini,” tukasnya.

Terpisah, Lurah Kolongan Satu Yunaidy Pijoh mengatakan pihaknya akan sangat mendukung seluruh program pemerintah dalam menghadapi pandemi ini. “Masyarakat kami sudah terus berjaga, bukan hanya malam hari, pagi sampai malam pun kami jaga, mari bersama kita lawan ini,” singkatnya. (asr/gel)

Kirim Komentar