08 Apr 2020 23:26

Dua Warga Tomohon Terindikasi Covid-19 Masih Akan Tes Swab

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST.ID- Dua orang warga Tomohon, dari rapid test yang dilakukan dinas kesehatan (dinkes), terindikasi positif Corona Virus Disease (Covid-19).

Informasi dirangkum dari sumber terpercaya, dua warga yang terindikasi Covid-19 tersebut, berjenis kelamin perempuan.

Sementara itu, diungkapkan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh, rapid test telah dilakukan kepada sekira 27 dari 97 orang yang di tracking pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19. "Hasilnya, dua orang terindikasi Covid-19," ungkap Potuh.

Kata dia, meski saat ini masih 70 orang yang belum di rapid test namun tracking sementara masih dan akan terus berlanjut. "Kepada mereka diharapkan kooperatif untuk bersedia dengan kerelaan sendiri dilakukan rapid oleh pemerintah," ucapnya.

Dia melanjutkan hasil positif yang didapat di rapid test belum pasti sama dengan hasil swab yang biasanya menjadi dasar menentukan seseorang itu sebagai positif Covid-19.

"Jadi, mereka berdua akan kita lakukan Swab lagi. hasilnya kita tunggu 1 sampai 2 minggu kedepan, ini yang akan menjadi dasar nanti pemerintah mengeluarkan statement apabila bersangkutan positif ataupun negatif," imbuhnya.

Dia menambahkan mereka yang di trackinguntuk melakukan rapid test, adalah masyarakat yang terkonfirmasi dan teridentifikasi melakukan kontak langsung dengan positif Covid-19 Tomohon yang sudah meninggal. "Proses masih berjalan. Jumlah orang yang di rapid ini masih ada kemungkinan bertambah," tukas dia.

Terkait kedua orang ini lanjutnya, saat ini dilakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. "untuk sementara mereka di karantina mandiri sambil dipantau karena memang dalam kondisi sehat dan belum bergejala. Mereka ini baru masuk ODP, PDP pun belum," imbuhnya.

Dia menambahkan, karantina mandiri berbeda dengan isolasi mandiri dirumah sebab proses karantina artinya yang bersangkutan dirumah pun dilarang bertemu dengan anggota keluarga. "Aktivitasnya hanya didalam kamar saja. Apabila memang keadaan memburuk, tentu akan kami berlakukan langkah-langkah lainnya yang dibutuhkan," timpanya. 

Dia mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang dengan upaya yang dilakukan pemerintah sambil tetap berdiam diri di rumah. "Maklumat pak wali cukup keras untuk menegaskan supaya masyarakat meningkatkan rasa patuh untuk tetap dirumah saja, kami akan sangat terbuka kepada masyarakat terkait perkembangan kedepan," tandasnya. (asr)

Kirim Komentar