26 Mar 2020 07:50

Satgas Covid-19 Periksa 23 Pejabat dan Staf Setwan

MyPassion
Steven Dandel

MANADOPOST.ID- Kunjungan kerja Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis (12/3) lalu, di mana salah satu anggota rombongan Aulia Agsa, terkonfirmasi positif Covid-19. Itu membuat 23 pejabat dan staf Sekretariat DPRD Sulut akan diperiksa Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Sulut. 

Dalam kunjungan kerja (kunker) waktu lalu tersebut, rombongan Legislator Sumut menjalani sejumlah kegiatan. Mereka sempat melihat ruangan anggota DPRD, ruang rapat komisi, ruang paripurna. Juga ada tukar cenderamata, yang diterima langsung Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu. Diketahui juga, saat berada di Manado, legislator Sumut tersebut, mendapatkan pendampingan dari sejumlah pegawai di Bagian Protokol Pemprov Sulut.

Saat dikonfirmasi Rabu (25/3) kemarin, Juru Bicara Satgas Covid-19 Pemprov Sulut dr Steven Dandel mengatakan, ada pemeriksaan kepada sejumlah orang yang terlibat dalam kunker selama di Manado. "Ada pemeriksaan. Sementara ini mereka di isolasi rumah," ungkap Dandel melalui via WhatsApp.

Dandel juga mengatakan, pemeriksaan yang akan dilakukan bersifat rahasia. "Jadi informasi siapa yang akan diperiksa itu tidak bisa diketahui. Dan kalau dari Satgas semua informasi pasien, serta siapa yang akan kita periksa informasinya sangat rahasia dan tidak pernah akan bocor. Yang pasti, semua orang yang berhubungan dengan pasien yang positif tersebut, masuk status kontak erat resiko tinggi. Karena mereka melakukan aktivitas dengan jarak satu meter dari pasien yang terkonfirmasi. Jadi akan isolasi rumah," jelasnya.

Sekretaris DPRD Glady Kawatu, melalui Kepala Bagian Umum Setwan John Paerunan membenarkan jika dari Satgas Covid-19 telah menghubungi pihak sekretariat dewan. “Kita juga telah menyerahkan nama-nama pejabat dan staf yang menghadiri kunker tersebut. Kita sangat kooperatif dengan protap kesehatan. Bahkan telah melakukan karantina mandiri setelah mendapat informasi adanya anggota DPRD Sumut yang positif corona. Terkait hal ini sudah dilaporkan ke Pak Gubernur melalui Pak Sekprov,” sebut Paerunan, tadi malam.

Diapun, katanya, sementara menjalani karantina mandiri. “Ini kewajiban sebagai warga negara. Walaupun saya sehat, tapi memang harus jalani karantina. Begitu juga teman-teman lain, termasuk Ibu Sekwan,” tuturnya sembari menambahkan, pemeriksaan kesehatan direncanakan hari ini. “Tinggal menunggu petunjuk satgas covid,” tambahnya.

Dikonfirmasi apakah ada anggota DPRD yang mengonfirmasi akan melakukan pemeriksaan kesehatan, Paerunan mengatakan, sampai tadi malam hanya pejabat dan staf setwan yang diminta melapor. “Karena kebetulan pada saat itu tidak ada anggota DPRD,” kunci Paerunan.

Di sisi lain, semalam telah beredar nama-nama pejabat dan staf Setwan Sulut yang berinteraksi langsung dengan anggota DPRD Sumatera Utara pada kunker tersebut. Data yang harusnya masih rahasia sudah jadi konsumsi masyarakat luas. Dandel ketika dikonfirmasi menegaskan jika kebocoran informasi tersebut sementara ditelusuri. Dipastikan Dandel, bukan berasal dari Satgas Covid-19 Pemprov Sulut.

"Kita Lagi selidiki di grup staf Sekwan. Karena datanya sebelum dikirim ke kami beredar dulu di situ baru dikirim finalnya ke kami. Tapi kita pastikan kalau informasi di Satgas itu sifatnya rahasia. Untuk berapa jumlahnya, tim sementara melakukan tracking. Tapi kita sudah mengetahui siapa saja yang akan kita periksa," tandasnya.

Paerunan pun menekankan, pihaknya akan melacak kenapa informasi tersebut bisa bocor. “Sedang diselidiki,” singkatnya.(gel/ewa)

Kirim Komentar