26 Mar 2020 12:58

Mantiri-Lomban `Adu Kuat` di Bitung, MDT Kuda Hitam

MyPassion

MANADOPOST.ID--Konstalasi Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Bitung, mulai terbaca. Belakangan, empat figur menguat maju pada perebutan kursi DB 1 C, September mendatang.

Sejauh ini, dua top eksekutif Kota Cakalangan dipastikanbakal bertarungketat Incumbent Wali Kota Max Lombanyang diusung NasDem punyatujuh dari minimal enam kursi di DPRD Bitung untuk bisa mengusung tanpa koalisi. Sementara, Wakil Wali Kota Maurits Mantiri (MM) dijagokan PDIP.

Partai berlambang banteng punya delapan kursi Cukup untuk memastikan MM bertarung menantang Lomban pada kontestasi nanti. Di sisi lain, koalisi parpol pemilik kursi sisa bisa saja terbentuk melawan keduanya.

Ada figur Anggota DPRD Sulut Cindy Wurangian yang baru saja mendapatkan rekomendasi DPP Golkar. Diketahui, partai berlambang pohon beringin sudah punya modal empat kursi di legislastif Bitung. Meskipun belakangan Wurangian disebut akan mendampingi Lomban.

 Selain itu, sosok Martin Daniel Tumbelaka (MDT) yang mendapatkan rekomendasi PICPI juga sementara mencari dukungan partai lain sehingga bisa maju pada Pilwako nanti. PKPI punya lima kursi. Satu kursi sisa bisa didapat bila berkoalisi dengan Perindo atau Gerindra Wurangian kala dimintai tanggapan mengatakan sedang menjalankan instruksi partai untuk mencari teman koalisi. Terkait kemungkinan menjadi pendamping Lomban sebagai cawawali, dia menjawab diplomatis.

"Doakan saja. Proses komunikasi dengan partai lain masih kita lakukan. Tinggal melihat hasilnya nanti,” tutur dia. Terpisah, MDT mengaku masih menunggu keputusan parpol lain. Sejauh ini, dia sudah mendaftar dibeberapa partai. Namun, baru PKPI yang memastikan dukungan.

 "Kalau ditanya kesiapan, kita pasti siap. Komunikasi masih kita jalin jadi menunggu,” ujarnya singkat. MM sendiri mengaku siap. Dia sudah pasti dipasangkan dengan Hengky Honandar. "Ini keputusan partai jadi pasti sudah ada hitung-hitungan," yakin dia.

 Lomban mengatakan masih berkonsultasi dengan parpol pengusung. Ketua NasDem Sulut menyebut masih menunggu hasil survei. "Tunggu saja. Segera diumumkan," imbuhnya.

Pengamat politik Josef Kairupan menilai semua bisa terjadi hingga Pilwako digelar. Secara matematis, peluang empat paslon maju pada September mendatang sangat terbuka Tergantung hasil komunikasi politik calon dan partai pengusung dengan partai lain.

Dia menilai sejauh ini Lomban dan MM menjadi yang terkuat bila melirik hasil survei. Namun, bukan tidak mungkin popularitas calon lain melonjak selama masa kampanye. "Ibarat kuda hitam. Nama-nama penantang bisa membentuk basis suara baru dengan skala besar bila strategi kampanye kuat. Soliditas partai pengusung juga berpengaruh," tukasnya. (jen)

Kirim Komentar