26 Mar 2020 01:59

Ini Alasan Kenapa BFI Finance Masih Lakukan Penagihan ke Debitur

MyPassion
BFI (Istimewa)

MANADOPOST.ID – Dua hari lalu, Presiden Joko Widodo melalui pidato resminya memberi angin segar bagi debitur yang terdampak Covid-19. Jokowi memerintahkan penangguhan pembayaran kredit bagi pihak yang terdampak. Mulai dari nelayan, UMKM, sopir taxi dan tukang ojek.

Kebijakan ini pun ditagih oleh debitur. Apalagi, menurut mereka, hingga saat ini debt collector masih melakukan proses penagihan.

"Saya sendiri bingung.  Katanya dapat keringanan. Tapi buktinya penagihan masih terus jalan. Apakah aturan ini hanya berlaku untuk pusat, daerah bagimana?," tanya Ratna,  salah satu debitur terdampak yang diwawancarai kemarin.

Keluhan para debitur ini turut dibenarkan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) termasuk finance.

Banyak dari mereka mengaku tetap melakukan penagihan pada debitur karena regulasi khusus dari OJK untuk penangguhan kredit IKNB masih belum ada.

PT BFI Finance misalnya.  Pada Manado Post, perusahaan pembiayaan tersebut mengaku, sampai saat ini pihaknya tetap melakukan penagihan.

"Berdasarkan perintah manajemen pusat penagihan tetap jalan. Karena regulasinya belum ada," sebut Umar Wiraharun selaku Kepala Cabang PT BFI Finance Bitung, kemarin.

Namun, dia memastikan, BFI akan tetap mendukung kebijakan pemerintah dalam memberikan penangguhan kredit bagi para debitur yang terdampak.

"Soal penangguhan kemungkinan akan kami lakukan.  Tapi harus ada regulasi.  Jika regulasinya sudah ada,  kami pasti akan mengikuti," katanya memastikan. (ayu)

Kirim Komentar