25 Mar 2020 16:13

Polda Sulut Bongkar Jual Beli Senpi Ilegal, Bakal Dijual ke Papua Barat

MyPassion
Kedua tersangka ketika diamankan di Mapolda Sulut, kemarin.

MANADOPOST.ID--Satgas Gakkum Ops Nemangkawi bersama Tim Resmob Ditreskrimum Polda Sulut, berhasil mengamankan dua warga yang diduga melakukan praktik jual beli senjata api dan amunisi illegal.

Kuat dugaan senjata api tersebut diperoleh dari Filipina menuju Sulut. Selanjutnya akan dijual ke Provinsi Papua Barat.

Hal tersebut diungkap Dirreskrimum Polda Sulut Kombes Pol Trisulastoto Prasetyo Utomo, didampingi Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abast, dalam kesempatan press conference di Mapolda, Selasa (24/3) sore. Keduawarga masing-masing lelaki berinisal FR (34) warga Manado dan lelaki RI (22) warga Manokwari ini, diamankan pada Senin (23/3).

FR yang berperan sebagai penjual, diamankan polisi di wilayah Kelurahan Bailang Kota Manado. Dia juga yang diduga memesan senpi illegal ke Filipina. Sedangkan RI (22) yang membeli senpi, ditangkap petugas di wilayah KecamatanWanea Manado, bersama barang bukti 1 pucuk senpi jenis revolver dan 1 butir amunisi berukuran 9 mm.

Senpi dan amunisi ilegal tersebut dip esan oleh lelaki FR dari Filipina dengan menggunakan jalur laut. Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 8 unit handphone, 1 buku tabungan dan sebuah kartu ATM. "Saat inikedua tersangka dalam proses pemeriksaan dan kasus ini masih dalam pengembangan," ujar Dirreskrimum.

"Keduanya dijerat dengan Pasal 1 (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12/DRT/1951, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun penjara," sambung Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abast.(gnr)

Kirim Komentar