25 Mar 2020 05:59

Pendapatan Box Office Akhir Pekan Tercatat USD 0

MyPassion

IMBAUAN untuk tidak bepergian di masa pandemi virus korona di Amerika Serikat ”memakan” korban. Untuk kali pertama sepanjang sejarah, pendapatan box office akhir pekan tercatat USD 0. Tidak ada pendapatan satu sen pun dari pemutaran film. ”Bioskop, sama seperti bisnis lainnya, terjun bebas. Dari berapi-api menjadi mati, hanya dalam sekedipan mata,” tulis Kepala Asosiasi Pemilik Jaringan Bioskop Nasional Amerika Serikat John Fithiam, sebagaimana dikutip The Hollywood Reporter. 

Di laman Box Office Mojo, situs resmi catatan pendapatan film-film Hollywood, rekapitulasi box office terakhir dilakukan pada Kamis, 19 Maret. Di hari tersebut, Onward ada di posisi pertama pendapatan di Amerika Utara. Namun, angkanya hanya USD 33,2 ribu (Rp 545,2 juta). Turun 46 persen dari pekan sebelumnya. Padahal, pekan lalu, masih banyak jaringan bioskop yang buka. Di bawahnya masih ada Bloodshot dan The Invisible Man.

Pendapatan nol tersebut jadi pukulan telak buat banyak pihak. Salah satunya, Erik Lomis, pegawai di bisnis distribusi United Artists Releasing. Dia bertugas melakukan rekapitulasi pendapatan setiap hari, sejak 1988. ”Kurasa, tidak ada artinya lagi melaporkan perkembangan film hingga pandemi ini berakhir dan semua berjalan normal,” tulisnya dalam memo pada kontributor The Hollywood Reporter.

Kondisi pandemi membuat rumah produksi harus segera memutar otak. Mike Bloxham, senior vice president firma riset bidang media dan hiburan Magid, menilai, mengalihkan film ke layanan streaming mungkin akan jadi opsi utama. Terlebih, banyak rumah produksi –seperti Disney, Universal, hingga Warner Bros.– yang sudah memiliki layanan streaming maupun channel televisi. 

Salah satu langkah yang paling dramatis adalah rilisnya Trolls World Tour. Film animasi yang dijadwalkan tayang pada 10 April tersebut akan tetap tayang. Namun, langsung dalam layanan streaming NBCUniversal. Sementara itu, rumah produksi lain memilih mempercepat rilis versi home entertainment. 

Jika biasanya versi DVD maupun streaming dirilis sekitar 1,5–6 bulan pascatayang, kini film-film baru hadir lebih cepat. Pihak Disney memutuskan merilis Onward di layanan Disney+ hanya dua minggu setelah filmnya tayang. Di beberapa bioskop di sana saja, film yang punya pengisi suara Tom Holland dan Chris Pratt itu masih ditayangkan. 

”Meski demikian, mustahil menjelaskan sejauh mana opsi rilis versi streaming bakal menggantikan pendapatan dari penjualan tiket,” papar Bloxham, sebagaimana dikutip Forbes. Dia mencontohkan, proyeksi pendapatan Trolls World Tour. Pendapatan akhir pekan pembuka film sebelumnya–Trolls, tayang pada 2016– mencapai USD 347 juta (Rp 5,6 T). Hasil itu diraup dari penayangan di 4.060 bioskop. Untuk menyamainya, Trolls World Tour harus mencapai jumlah penonton (atau pelanggan layanan streaming) 17 juta orang. 

Data Magid mengungkap, industri perfilman Hollywood diperkirakan merugi hingga USD 4 miliar (Rp 65,7 triliun). Angka tersebut belum termasuk kerugian akibat proses produksi yang tertunda. (Forbes/The Hollywood Reporter/fam/c25/jan/jpg)

Kirim Komentar