24 Mar 2020 09:20

Baru 37 Hari Bertugas, Irjen Lumowa Ciptakan Segudang Gebrakan

MyPassion

MANADOPOST.ID- Meski baru 37 hari bertugas di Polda Sulut, segudang gebrakan telah dilakukan Kapolda Irjen Pol Royke Lumowa. Sejak menginjakan kaki di Mapolda pada 17 Februari 2020. Putra Sulut ini mulai memperantas praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI), memburu pemain dan bandar togel, memperbaiki sistem lalulintas, menginisiasi kehadiran Timsus Maleo, dan masih banyak lagi gebrakan lainnya.

Langkah mantan Kepala Korps Lalulintas Polri ini, lantas mendapat apresiasi dari berbagai elemen daerah. Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Steven Kandouw mengatakan, koordinasi antara pemprov dan Polda hingga kini terus berjalan baik. Ia mengatakan, terobosan positif yang saat ini dilakukan Polda Sulut di bawah komando Irjen Royke Lumowa, seperti membentuk Satuan Tugas Aman Nusa II dalam upaya penanganan Covid-19, membentuk Timsus Maleo, menumpas tambang ilegal, hingga menutup togel, adalah langkah yang sangat patut diapresiasi.

“Kerja sama antara Pemprov dan Polda, dalam menjaga Kamtibmas, sampai saat ini berjalan dengan baik. Karena Pak Kapolda itu secara langsung turun lapangan untuk mencari masalah dan menyelesaikannya,” ungkapnya. “Beliau juga secara tegas, mewarning semua oknum-oknum yang terlibat. Karena itu, saya sangat mengapresiasi kerja sama ini. Sebagai daerah yang mengembangkan pariwisata, maka stabilitas keamanan daerah itu sangat penting,” sambung Wagub Kandow.

Apresiasi juga datang dari para tokoh agama/rohaniwan. Sekertaris Sinode GMIM Pdt Evert Tangel STh MPdK mengatakan, pada prinsipnya yang dilakukan Irjen Lumowa dalam memberantas preman jalanan hingga preman berdasih, dinilai sudah sangat baik. Ditegaskan Pdt Tangel, GMIM akan terus mendukung upaya yang dilakukan oleh Polda Sulut. “Kami akan terus mendoakan. Kerja sama dan sinergitas yang sudah terbina selama ini diharapkan tetap terjalin demi terus menghadirkan keamanan di tengah masyarakat,” tandas Pdt Tangel.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Majelis Gembala KGPM Pdt Tedius Batasina MTh. Dirinya sangat mengapresiasi semua kebijakan dan strategi yang dilakukan Kapolda Lumowa dalam menyiasati situasi keamanan dalam wilayah Sulut. “Penanganan seperti ini secara langsung berdampak pada keamanan kenyamanan kesejahteraan,” sebut Pdt Batasina.

Kata dia ke depan perlu upaya sinergitas antara pemerintah, kepolisian hingga masyarakat. “Usul saya lihat dimensi aspek sosial kemasyarakatan yang dipahami dalam konteks interaksi masyarakat, terutama dalam zona keamanan dan kenyamanan. Saat ini di bawah pimpinan pak kapolda sebagai penanggung jawab keamanan dan dibantu TNI, daerah kita kenyamanannya sudah sangat baik,” tandasnya.(asr/gnr)

Kirim Komentar