24 Mar 2020 00:45

Aksi Pemkot Manado Semprot Disinfektan Banjir Kritik, Netizen: Takira Da Sirang Bunga

MyPassion
Mobil Damkar melakukan penyemprotan di Jalan Piere Tendean di Depan Mantos, kemarin. (Istimewa)

MANADOPOST.ID - Senin (23/3) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melakukan penyemprotan disinfektan di pusat Kota Manado.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado Sonny Rompas mengatakan, sesuai arahan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar 45, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Piere Tendean Boulevard dan Pasar Bersehati.

"Ada dua mobil Damkar yang digunakan untuk melakukan penyemprotan," ujarnya.

Video penyemprotan juga turut diunggah akun @kotamanado di Instagram. Terlihat damkar berwarna biru berjalan sambil menyemprot di jalan.

Alih-alih ingin mencegah penyebaran virus Korona atau Covid-19 meluas, aksi ini malah menuai kritik oleh para netizen.

Akun @travelwithgerie misalnya menuliskan, penyemprotan sebaiknya dilakukan di tempat umum seperti rumah ibadah, mal, sekolah, kantor, hotel. "Sayang sekali semprot di jalan begitu, nda ada guna sama sekali. Task failed successfully (disertakan emoji tepuk tangan)," tulisnya.

"Yang penting so rekam dengan so share supaya dapalia tu "kerja"," timpal akun @qior_.

"90 % aer, 10 % niat," tulis @nopaptt.

"Takira da sirang bunga wkwk. Hargai usaha," ujar @retjeh.mdo.

"Desinfektan diciptakan tujuannya untuk membunuh kuman/virus. Mar dengan cara semprot begitu, dorang sadar nda eh. Bukan cuma kuman/virus mati, dengan manusia le yang kena atau hirup itu desinfektan bole mo mati," tulis pemilik akun @chris_longdong. (mpid)

Kirim Komentar