16 Mar 2020 09:38
Wagub Buka Serentak Lewat Video Conference

COVID-19 Tak Ganggu UNBK SMK di Sulut

MyPassion
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw membuka secara resmi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMKĀ di 15 kabupaten/kota melalui video conference di SMK N 1 Manado, Senin(16/3) pagi.

MANADOPOST.ID- Pandemi COVID-19, tak menciutkan semangat ribuan siswa SMK di Sulut mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Terpantau di sejumlah sekolah, sebelum menggelar ujian, suhu tubuh para siswa diukur terlebih dahulu.

Pelaksanaan UNBK hari pertama, dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw di 15 kabupaten/kota melalui video conference di SMK N 1 Manado, Senin(16/3) pagi.

Pada kesempatan itu, Kandouw mengecek pelaksanaan UNBK dibeberapa kabupaten dan kota di Sulut, dengan melakukan video conference dengan para bupati dan wali kota.

Kandouw meminta para kepala daerah serta dinas pendidikan di kabupaten dan kota mendukung pelaksanaan ujian, supaya berjalan lancar.

“Pelaksanaan UNBK tingkat SMK ini harus berjalan baik, lancar dan sukses. Jadi kebijakan pak Gubernur Olly Dondokambey walaupun sekolah diliburkan tapi ujian nasional harus jalan terus sambil kita menerapkan prosedur COVID-19. Karena perhitungannya kalau kita menunda lagi kita tidak bisa prediksi apa yang akan terjadi nanti. Kasihan anak-anak akan double bebannya sudah ketakutan karena COVID-19 dan ditambah galau karena belum ujian-ujian," bebernya.

"Kita bisa lihat sendiri semua di thermal gun dan diberikan antiseptik dan itu berlaku di seluruh Sulut," ucapnya.

Sementara Kadis Dikda Grace Punuh menghimbau agar siswa peserta UNBK sehabis ujian kalau perlu harus langsung pulang rumah dan tetap melindungi diri.

"Karena juga siswa kelas X dan kelas XI belajar mandiri dirumah. Dan untuk siswa-siswi yang ada dikepulauan, tadi juga sudah ada himbauan dari bupati dan wakil bupati untuk tidak jalan-jalan atau kemana-mana dulu, 14 hari belajar mandiri harus digunakan sebaik mungkin karena akan dimonitor oleh kepala sekolah dan guru-guru," tukasnya.

Diketahui, jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tersebut ada 194 sekolah, 90 sekolah negeri dan swasta 104, yang diikuti  14.634 siswa.

Turut hadir dalam pembukaan UNBK tersebut, Wakil Ketua TP PKK Sulut Kartika Devi Tanos, ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Sekdaprov Edwin Silangen, Kepala LPMP Sulut Florens Panungkelan. (Lina Pendong)

Kirim Komentar