28 Feb 2020 16:41

Dampak Virus Corona, Tiga Seri Pembuka F1 Terancam Batal

MyPassion
Pembalap Ferrari Charles Leclerc saat menjalani tes pramusim di Barcelona kemarin (27/2). (Jun Qian/Jawa Pos)

MANADOPOST.ID-Dampak merebaknya wabah virus korona ke penjuru dunia lagi-lagi berpotensi mengacaukan jadwal balapan Formula 1 musim 2020. Terbaru, tiga balapan pembuka balapan jet darat tersebut terancam dibatalkan. Tiga seri itu adalah GP Australia, Bahrain, dan Vietnam.

GP Tiongkok di Shanghai yang sedianya menjadi seri keempat sudah dipastikan ditunda. The Guardian kemarin melansir, merebaknya virus yang telah menewaskan 3.000 jiwa di seluruh dunia tersebut, membuat pemerintah negara tuan rumah masing-masing terpaksa mengambil langkah antisipasi.

Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc telah meminta kementerian kesehatan setempat melarang masuknya warga negara asing dari negara-negara terdampak virus korona. Khususnya Italia, Jepang, Korea Selatan, Iran, dan beberapa negara lainnya.

’’Dari pihak pemerintah, mereka meminta event besar yang mendatangkan banyak orang seperti kualifikasi Olimpiade untuk badminton ditunda. Dari pihak penyelenggara, kami juga belum menemukan solusi atas pelarangan warga negara Italia masuk ke Vietnam,’’ terang Tom Cooney, PR GP Vietnam, kepada kontributor Jawa Pos Jun Qian kemarin (27/2).

Cooney tetap berharap semuanya berjalan sesuai dengan jadwal. Sebab, seluruh persiapan balapan, termasuk pembangunan sejumlah fasilitas di sekitar sirkuit jalanan Hanoi, sudah mencapai 95 persen.

Rabu waktu Italia, Ferrari mengumumkan peringatan tentang larangan bepergian yang tidak mendesak bagi seluruh karyawan dan stafnya sekaligus menutup akses publik untuk masuk ke markas mereka di Maranello.

Maranello hanya berjarak 140 kilometer dari pusat persebaran virus korona di Italia, yakni Codogno.

Tercatat ada 322 kasus virus korona di Italia Bagian Utara tersebut. Sebanyak 12 di antaranya dinyatakan meninggal. Tim Alpha Tauri (dulu Toro Rosso) juga bermarkas di Faenza, 200 kilometer dari Codogno.

Saat ini sejumlah negara seperti Australia dan Vietnam telah membatasi masuknya pelancong asal Italia dan Jepang ke negara mereka. Tentu saja itu tidak hanya berdampak pada tim-tim peserta yang berasal dari negara-negara tersebut.

Tetapi juga fans dan para penonton yang bakal menyerbu kota-kota penyelenggara balapan di akhir pekan balapan.

Pabrikan mobil asal Jepang, Honda, adalah pemasok mesin bagi dua tim besar Formula 1, yaitu Red Bull dan Alpha Tauri. Di Jepang telah dilaporkan 178 kasus virus korona dengan jumlah korban meninggal dua orang.

Honda juga telah meminta sejumlah stafnya untuk bertahan di Inggris setelah tes pramusim kedua di Barcelona pekan ini usai. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi agar mereka bisa terbang ke Melbourne (seri pertama) tanpa harus pulang dulu ke Jepang. Sebab, hal itu akan sangat berisiko.(jawapos)

Kirim Komentar