27 Feb 2020 16:31

Manchester City Permalukan Real Madrid di Santiago Bernabeu

MyPassion
Kevin de Bruyne (kanan) merayakan gol penentu kemenangan City yang dicetaknya ke gawang Real Madrid. (Antara)

MANADOPOST.ID--Manchester City semakin percaya diri bisa menjuarai Liga Champions musim ini. Memang, baru babak 16 besar. Tapi, kepercayaan diri itu datang karena mereka bisa mengalahkan tim yang paling sering juara, Real Madrid, di Santiago Bernabeu, Madrid.

Ya, berkat kemenangan 2-1 itu, membuat City bisa lolos ke perempat final asalkan tidak kalah lebih dari 0-1 pada second leg di Etihad Stadion (18/3). City memang sangat bersemangat untuk juara musim ini. Sebab, dalam dua musim ke depan, mereka terhukum oleh UEFA untuk tidak main di Liga Champions.

”Menang di Bernabeu itu kepuasan terbesar. Kami tak pernah mencetak hasil semacam itu dan ini menunjukkan bahwa kami bisa pergi ke stadion mana pun dan menang,” kata pelatih Manchester City Pep Guardiola kepada BT Sport setelah pertandingan.

“Tentu saja ini hasil yang bagus. Kami tak bisa mencetak gol pada dua laga tandang sebelumnya (melawan Liverpool pada 2018 dan Tottenham pada 2019), jadi kami berhasil. Saya akan bilang ketika kami dalam kondisi terbaik, kami kebobolan yang menurut kami seharusnya tak boleh kebobolan dan ketika mereka makin bagus lagi kami menciptakan gol,” sambung Guardiola.

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu tidak menyembunyikan kegembiraannya melihat cara timnya bermain yang ngotot ingin memenangkan laga. Istimewanya lagi hal itu dilakukan di stadion seangker Bernabeu, bahkan City sempat tertinggal lebih dulu 0-1 sebelum balik menang 2-1.

”Ini bukan cuma tiga poin dan seandainya sebuah tim bisa mengatasi situasi ini, untuk pengalamannya dan segalanya, maka beginilah klub ini,” kata dia lagi. “Kami menciptakan peluang sepanjang malam,” lanjutnya.

Sebaliknya Zidane tak segan mengungkapkan kekecewaannya menyaksikan timnya diperdaya City di kandangnya sendiri. “Saya tidak senang karena kami bermain bagus dan 10 menit terakhir kami berubah dan kami menciptakan kesalahan yang merugikan kami,” kata Zidane.

“Kami perlu 90 menit untuk konsentrasi total, khususnya melawan sebuah tim seperti City. Kami tahu ada separo lagi pertandingan ini dan kini sederhana saja, kami harus pergi ke City dan menang,” sambung Zidane.

Real unggul lebih dulu pada menit ke-60 lewat gol Isco, tetapi tim tamu menyamakan kedudukan setelah Gabriel Jesus mencetak gol pada menit ke-78. Kevin de Bruyne membuat City berbalik menang 2-1 lewat golnya pada menit ke-83.

Jesus berusaha menciptakan gol ketiga City tiga menit kemudian, tapi dia diganjal keras oleh bek tengah sekaligus kapten Real Madrid Sergio Ramos. Akibatnya, Ramos dikeluarkan dari lapangan setelah mendapatkan kartu merah karena pelanggaran tersebut.(jawapos)

Kirim Komentar