27 Feb 2020 15:33

Arsip Gorontalo Peringkat 12 se-Indonesia

MyPassion
Wagub Gorontalo Idris Rahim (kiri) didampingi Kadis Perpustakaan Sul Moito ketika menerima penghargaan Pengawasan Kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia yang diserahkan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada Rakornas Pengawasan Kearsipan di Hotel Sunan Surakarta, Jawa Tengah, kemarin.

MANADOPOST.ID--Kearsipan Provinsi Gorontalo memperoleh nilai 62,59 poin dengan kategori Baik dan berada di peringkat ke 12 dari 34 provinsi. Sehingga penyelenggaraan kearsipan Gorontalo memperoleh apresiasi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Alhamdulillah kinerja kearsipan kita semakin baik dan berhasil meraih peringkat 12 nasional dengan kategori Baik,” ungkap Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim usai menerima penghargaan dari Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.

Dia menuturkan, Pemprov Gorontalo melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) terus melakukan penataan penyelenggaran kearsipan, di antaranya melalui peningkatan sarana kearsipan dan kapasitas sumber daya aparatur. Ke depan Idris berharap, penyelenggaraan kearsipan di Provinsi Gorontalo terus ditingkatkan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Seluruh pencipta arsip baik instansi pemerintah maupun lembaga penyelenggara kearsipan di Provinsi Gorontalo harus bersinergi dan terus melakukan penataan kearsipan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Dia pun bersyukur peringkat Gorontalo mengalami peningkatan setelah 2018 hanya berada pada peringkat ke-17 dengan kategori Cukup.

Sementara itu Kepala Dinas Arpusda Provinsi Gorontalo Sul Moito menjelaskan, pengawasan yang dilakukan oleh ANRI mencakup delapan aspek penyelenggaraan kearsipan yaitu ketaatan terhadap aturan perundang-undangan bidang kearsipan, program kearsipan, serta pengolahan arsip dengan potensi sekurang-kurangnya 10 tahun.

Aspek lainnya yang dinilai menyangkut penyusutan arsip, pengelolaan arsip statis, sumber daya manusia kearsipan, kelembaga kearsipan, serta sarana dan prasarana kearsipan.

“Menyangkut sarana dan prasarana ini kita belum memiliki depo arsip. Ini yang menjadi tantangan untuk kita wujudkan bersama ke depan sehingga pengelolaan dan penyelenggaraan kearsipan di Provinsi Gorontalo semakin baik lagi,” kuncinya. (ziz/ayu)

Kirim Komentar