25 Feb 2020 11:07

Biadab! Dua Anak Kandung Aniaya Orangtua

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST.ID--Pembinaan mental anak-anak harus terus digodok. Seorang anak seharusnya menghormati orangtua. Tapi dua kasus ini tak patut ditiru. Dua orang anak kandung dari lokasi berbeda diduga tega melakukan penganiayaan terhadap ayah sendiri.

 

Pertama seorang remaja berinisial AG alias Arya (16), warga Kelurahan Lansot Kecamatan Tomohon Selatan, tega menganiaya ayah kandungnya VJG alias Veky (49), sehingga mengakibatkan luka memar, dan bengkak pada bagian wajah. Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada hari Sabtu, 22 Februari 2020 pukul 10.30 Wita, di rumah korban di Kelurahan Lansot Kecamatan Tomohon Selatan.

Penganiayaan ini dilatar belakangi hal sepele, dimana korban menyuruh pelaku untuk mencuci piring yang kotor. “Saat pelaku sedang main game mobile legend, saya menyuruhnya untuk mencuci piring, dan pelaku mengatakan akan melalukan hal itu setelah selesai bermain,” terang korban. Selesai bermain, pelaku melakukan apa yang diperintahkan oleh korban untuk mencuci piring.

Saat sedang mencuci piring, pelaku memecahkan satu buah piring dan akibatnya korban menegur pelaku, dan waktu bersamaan, Arya akan memasukkan piring kotor lainnya ke dalam loyang berisi air untuk di cuci. Saat memasukkan piring, air dalam loyang terpencar kena kepada korban, sehingga membuat korban marah, dan meninggalkan tempat mencuci piring.

Saat akan keluar, korban mengambil sapu ijuk yang ada di tempat itu dan memukulkan ke kaki pelaku, serta mengeluarkan kata larangan, agar pelaku tidak keluar rumah dan tetap melanjutkan pekerjaan mencuci piring. Karena merasa sakit akibat terkena pukulan sapu ijuk oleh korban, pelaku marah dan saat itu juga langsung menganiaya korban dengan memukul menggunakan tangan secara berulang-ulang, yang mengena pada bagian wajah korban.

Selesai melakukan aksinya, Arya meninggalkan ayahnya, dan bersembunyi di rumah saudaranya, yang dekat dengan rumah mereka.

Pelaku akhirnya diamankan oleh Tim Totosik di rumah saudaranya, yang letaknya dekat dengan tempat kejadan perkara dan selanjutnya di bawah ke Polres Tomohon.

“Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya, yang telah menganiaya ayah kandungnya, selanjutnya Arya di bawah ke Polres Tomohon,” sebut Katim Totosik Bripka Yanny.

Kasus lainnya penikaman orangtua. Terjadi di Kabupaten Mitra tepatnya di Desa Ponosakan Indah, Jaga 3, Kecamatan Belang. Mirisnya korban AT alias A (53) Warga Desa Buku Tenggara, Kecamatan Belang mendapat tikaman dari pelaku berinisial ST (29), merupakan anak kandung sendiri. Akibatnya korban mendapat perawatan intensif lantaran mendapat luka tikaman di bagian dada kanan.

Dari Informasi yang dirangkum kejadian berawal Minggu (23/2), sekira pukul 05.30 wita bertempat di Desa Ponosakan Indah Jaga III Kecamatan Belang. Korban AT alias A hendak mencari anaknya ST dikarenakan isterinya baru saja melahirkan.

Selanjutnya korban sendiri menemukan anaknya, lagi tertidur di rumah Vano Pondaag di Desa Ponosokan Indah dalam keadaan mabuk. Korban bermaksud masuk dari jendela untuk membangunkan Pelaku.

Namun saat terbangun pelaku langsung mengejar korban menggunakan sebilah pisau dan langsung menusukan pisau ke dada kanan korban. Mendapat luka tikaman sendiri Korban langsung melaporkan masalah tersebut ke Polsek Belang. Selanjutnha korban langsung diarahkan ke Puskesmas Belang. Namun, korban sendiri langsung di rujuk ke rumah sakit Budi Setia Langowan.

Kapolsek Belang AKP Marto Dewata membenarkan, terjadi kasus penikaman terhadap AT yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri yang bernama ST. "Korban merupakan orang tua kandung dengan tersangka. Sehingga memudahkan kami untuk menangkap tersangka. Sekarang ini tersangka sudah kami amankan bersama barang bukti pisau," tandasnya.(gnr)

Kirim Komentar