14 Feb 2020 15:59

Ribuan CPNS Minahasa H2C

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST.ID-Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang melamar di Kabupaten Minahasa telah usai.

 

1.431 peserta yang ikut dalam seleksi ini lagi harap-harap cemas (H2C). Apakah berhasil mencapai nilai ambang batas (passing grade) atau tidak. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Minahasa Drs Mouddy Pangerapan MAP menegaskan, peserta agar mewaspadai informasi hoax.

“Intinya jangan gampang percaya jika beredar informasi yang sumbernya tidak jelas, karena kerap beredar hoax khususnya di media sosial yang membuat peserta bingung. Makanya peserta kami minta tunggu hasil resmi SKD diumumkan pemerintah," tegas Pangerapan, Kamis (13/2) kemarin.

Dia mengatakan, nilai yang dicapai masing-masing peserta SKD langsung diketahui usai tes. Namun tak semua peserta yang mencapai nilai ambang batas atau passing grade akan mengkuti ujian selanjutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). "Ada perankingan dari nilai SKD yang diraih peserta, dan yang ikut ujian SKB nanti paling banyak tiga kali jumlah kebutuhan formasi dilihat dari nilai tertinggi dari para peserta SKD yang mencapai passing grade," ujarnya.

Pangerapan mencontohkan, misalnya instansi yang dilamar membutuhkan 1 formasi jabatan, sementara peserta SKD yang mencapai passing grade 10 orang. Menurutnya, yang berhak ikut SKB hanya 3 peserta dilihat dari nilai tertinggi SKD.

"Kalau misalnya 2 formasi yang dibutuhkan maka peserta yang ikut SKB minimal 6 orang, begitu seterusnya. Intinya jumlah peserta yang akan ikut SKB itu dihitung tiga kali jumlah kebutuhan formasi berdasarkan perangkingan nilai SKD," jelas Pangerapan.

Selain itu, dalam proses perankingan tersebut nilai SKD para pelamar kategori P1/TL juga akan disertakan. Tambahnya, pelamar P1/TL adalah peserta yang ikut seleksi CPNS 2018 dan telah mengikuti SKB saat itu, namun dinyatakan tidak lulus sampai tahap akhir. Menurutnya, mereka diberi kesempatan mengikuti seleksi CPNS 2019 dan bisa memilih untuk mengikuti SKD atau tidak.

“Untuk Kabupaten Minahasa ada 3 peserta di kategori P1/TL, ada dua orang yang ikut SKD tahun ini dan satu memilih tidak ikut. Nah, bagi P1/TL yang tidak ikut tetap disertakan dalam perangkingan dengan mengacu pada nilai SKD yang didapatnya saat ikut CPNS 2018 lalu," paparnya.

Sementara soal pengumuman hasil perangkingan SKD nanti, Pangerapan menyebut setelah pengolahan nilai, proses akan berlanjut ke tahap rekonsiliasi data dengan melibatkan instansi penyelenggara SKD dan BKN. Nilai SKD seluruh peserta akan disampaikan melalui portal sscasn.bkn.go.id. Setelah itu, admin di tiap instansi mengunduh hasil SKD tersebut.

“Hasil dari BKN itu akan kita unduh untuk ditetapkan. Kemudian diumumkan secara resmi ke publik. Makanya sebelum keluar pengumuman resmi dari pemerintah, jangan lagi percaya informasi lain yang beredar karena itu hoax,” tutupnya.(cw-01/gnr)

Kirim Komentar