14 Feb 2020 15:54

Pria 54 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Jembatan, Ini Pengakuan Anaknya

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST.ID--Kasus gantung diri terjadi lagi di Kota Tomohon. Tepatnya di Jembatan Kelurahan Tara-tara Satu, Kecamatan Tomohon Barat Kamis, (13/2). Peristiwa ini menghebohkan warga. Karena diunggah beberapa akun Facebook.

 

Dari pantauan, warga membanjiri Jembatan Kelurahan Tara-tara Satu Kecamatan Tomohon Barat. Karena penasaran dengan peristiwa tersebut. Diketahui, korban bernama Philipus Pangkey (54), warga Tara-tara satu Lingkungan III Kecamatan Tomohon Barat.

Berdasarkan keterangan saksi, Buang Tulenan, saat berjalan menuju kebun sekira pukul 05.45 Wita, melewati jembatan di Kelurahan Taratara Satu. Di pinggir jembatan ada topi dan sandal milik seseorang.

"Setelah melihat sandal dan topi yang tergeletak, ada ikatan tali juga di pagar jembatan. Saat memeriksa ikatan tali tersebut, saya kaget karena ada orang yang tergantung di bawa jembatan," terangnya.

Melihat ada tubuh yang sudah tergantung di jembatan, takut mendekat, akhirnya memanggil warga lain di dekat lokasi kejadian. "Saat dicek dengan warga lain, korban adalah Philipus Pangkey,"ujarnya.

Sementara itu Christo Pangkey anak kandung korban mengatakan, selama ini ayahnya sudah tidak tinggal bersama. Namun tinggal di Kawangkoan. "Memang almarhum mempunyai riwayat penyakit maag akut dan sudah beberapa kali dirawat di rumah sakit. Beliau juga mengatakan kepada orang-orang dan kami akan bunuh diri," jelasnya.

Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Chilion Diar mengatakan, saat mendapatkan laporan langsung bergegas ke TKP. Dari olah TKP kemungkinan korban loncat dari jembatan subuh pagi.

"Saat mau diotopsi keluarga menolak. Berdasarkan pemeriksaan dari puskesmas setempat dan inafis Polres Tomohon tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.(cw-02/gel)

Kirim Komentar