14 Feb 2020 16:08

Habibie Puji Kinerja Pomalingo

MyPassion

MANADOPOST.ID-- Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan pujiannya terhadap kinerja  Nelson Pomalingo dalam memimpin Kabupaten Gorontalo hampir lima tahun berjalan. Bahkan banyak yang meyakini jika orang nomor satu di Gorontalo tersebut kembali mendukung Pomalingo di Pilkada tahun ini. Tak ayal Golkar dan PPP diisukan akan berkoalisi.

Meskipun tak menampik, jika dukungan tersebut diberikan karena kinerja Pomalingo selama memimpin Kabupaten Gorontalo begitu baik.

"Saya khawatir begitu bagusnya program Pak Nelson (bupati,red). Capaian-capaian program selama lima tahun sangat baik. Jika  kalau tidak ada yang lanjutkan, bagaimana?," tanya Habibie dihadapan  wartawan usai menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi antara Pemprov Gorontalo dan Pemkab Gorontalo di Gedung Kasmat Lahay, Limboto, Kemarin.

Sementara mengenai koalisi, Dia menekankan masih terus dimatangkan. Bahkan diakui Rusli dihadapan peserta rapat evaluasi, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Ketua DPP PPP Suharso Manoarfa tentang hal itu.

Meskipun tak membeber secara rinci apa hasil dari pertemuan tersebut. Namun berdasarkan informasi yang diterima Media ini, pertemuan tersebut membuahkan tiga kesepakatan.

Dimana kedua tokoh Gorontalo itu bersepakat  dalam Pilkada serentak tahun ini PPP dan Golkar akan membangun koalisi di tiga Pilkada. Dengan landasan survei yang akuntabel menjadi indikator penting untuk menentukan figur yang akan berpasangan dalam tiga Pilkada nanti.

Khusus kabupaten Gorontalo memang dalam diskusi kedua tokoh itu. Terungkap figur-figur internal Partai Golkar yang disebut-sebut menjadi prioritas untuk mendampingi Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo, Nelson Pomalingo sebagai wakil Bupati.

Menanggapi perkembangan yang terjadi, Ketua DPD II PPP Kabupaten Bone Bolango, Azan Piola mengungkapkan sejauh ini PPP belum mengambil sikap terkait siapa calon di Pilkada serentak 2020. Sebab masih menunggu keputusan baik di tingkat DPD II, DPD I hingga DPP. Koalisi yang dibangun pun saat ini hanyalah komunikasi politik biasa.

“Soal pertemuan pak Rusli Habibie dengan ketum kami, pak Suharso Monoarfa. Kami PPP Bonbol menyikapi itu dengan biasa-biasa saja. Karena pertemuan itu dianggap sebagai suatu dinamika yang berkembang dan komunikasi politik," tutupnya. (ziz/ayu)

Kirim Komentar