14 Feb 2020 10:23

35 Investor Segera Masuk KEK Bitung, Bakal Serap 65 Ribu Naker

MyPassion
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Kamis (13/2) kemarin, menerima secara langsung kunjungan Badan Anggaran DPR RI, di Kantor Pengelola KEK Bitung. (Balladewa/MP)

MANADOPOST.ID- Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, Kamis (13/2) kemarin, menerima kunjungan kerja rombongan Badan Anggaran DPR RI yang dipimpin Edhi Baskoro Yudhoyono di Kantor Pengelola KEK Bitung.

Badan Anggaran DPR RI, melihat secara langsung progres dari KEK Bitung. Saat diwawancarai, Kandouw mengatakan, bahwa potensi KEK Bitung sangat besar. Selain itu, sudah ada investor yang akan segera masuk dan berinvestasi di KEK Bitung.

"KEK Bitung memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Bahkan saat ini sudah ada sekitar 35 investor yang siap berinvestasi di KEK Bitung. Progres KEK Bitung kedepan, sangatlah besar," ungkapnya.

Lanjut Kandouw, ditengah potensi tersebut, KEK Bitung juga memiliki kendala penyelesaian pembebasan lahan. "Kami juga memiliki kendala yang masih harus dicarikan jalan keluarnya. Kendala terbesar adalah pembebasan lahan yang sepenuhnya belum selesai. Selain itu, permasalahan regulasi yang masih cukup menghambat, seperti perizinan ekspor yang sepenuhnya masih menjadi kewenangan pusat. Tidak kalah pentingnya kepastian hukum ini," tuturnya.

Kandouw berharap, Badan Anggaran DPR RI dapat membantu Pemprov Sulut dalam mengatasi masalah dan memperjuangkan ke Pemerintah Pusat.

"Jadi kendala-kendala ini sebetulnya sangat menghambat. Kita perlu regulasi yang baik, karena kawasan industri dan potensi komoditi ekspor sangat besar. Nantinya dengan berjalanannya KEK Bitung, kita targetkan dapat menyerap 65 ribu Tenaga kerja (Naker). Dengan terserapnya 65 ribu Naker ini, akan mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran di daerah," imbuhnya.

Sementara itu ketua tim rombongan Banggar DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab disapa Ibas in menerangkan, bahwa KEK Bitung ini sudah direncakan sejak tahun 2014. Dan kedatangan Banggar DPR RI untuk melaksanakan fungsi, tugas dan pengawasan bagaimana realisasi pembangunan.

"KEK Bitung seperti yang dibayangkan dalam sebuah perencanaan besarnya. Dimana kawasan ini mempercepat pertumbuhan secara menyeluruh, sehingga para pihak yang terkait dengan persoalan-persoalan yang ada agar proses percepatan pembangunan KEK Bitung, jadi mudah," ujarnya.

Karenanya, menurut Ibas, Banggar DPR RI akan mengambil sikap mendorong solusi yang tepat dan bersinergi dengan seluruh stekholder agar pembangunan KEK bisa terlaksana dengan sasaran kesejahteraan masyarakat.

"Seperti sektor UMKM dan industri perikanan jangan sampai industri perikanan andalkan impor karena negara Indonesia kaya sekali hasil laut, harus di dorong hasil tangkapan ikan di Sulut bisa diekspor dan dikonsumsi masyarakat Sulut sebagai satu kebanggaan," tandasnya.

Tampak hadir dalam kunjungan, Anggota DPR RI Adriana Dondokambey (PDIP), Moreno (Gerindra), Cucun Ahmad Syamsurual (PKB), Kesuma Kelakan (PDIP), Effendy Sianipar (PDIP), Dave Akbarshah Fikarno (Golkar), Katherine Oendoen (Gerindra), Ahmad Sahroni (Nasdem), Yanuar Prihatin (PKB), Bertu Merlas (PKB), Vera Febyanthy (Demokrat) dan Chaerul Anwar (PKS) dan Sekdaprov Sulut Edwin Silangen. (ewa/tan)

Kirim Komentar