12 Feb 2020 14:36

Seleksi CPNS Sitaro Tak Transparan

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST.ID--Upaya Presiden Jokowi untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, tak didukung sepenuhnya oleh jajaran pemerintah daerah. Pasalnya sleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kepulauan Sitaro tertutup. Dalam pantauan sejak selesai melaksanakan tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Hotel Sutan Raja, pada Kamis (6/2) lalu, hingga saat ini belum juga dipublis.

Salah satu warga yang tak mau namanya dikorankan mengatakan, hingga saat ini pengumuman kelulusan SKD dari pihak BKPSDM belum juga ada. Hal ini menjadi pertanyaan bagi warga khususnya para CPNS yang telah mengikuti ujian SKD, jangan-jangan ada sesuatu yang disembunyikan. "Kalau pun tidak ada untuk apa ditutup-tutupi," keluhnya.

Sementara itu Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Sitaro Christian E Palar SIP saat dikonfirmasi terkait jumlah yang lolos passing grade dirinya menyampaikan, bahwa pihaknya belum berani memberikan berapa banyak yang lolos dalam passing grade.

Karena saat ini masih berupa data manta. Untuk hasilnya sudah diketahui, tetapi kalau untuk jumlah kelulusan passing grade kami belum bisa sanggupi malam ini. Karena diberita acara hanya ada nilai semua peserta yang ikut tes.

"Jadi kami harus memilahnya satu persatu, siapa yang lolos atau yang memenuhi syarat untuk lanjut dalam tes berikutnya. Jadi belum bisa terekap malam ini," katanya, Kamis (6/2).

Memang dalam proses tes tersebut disiarkan secara langsung. Namun jika akan mencari berapa banyak yang lolos pihaknya harus memilahnya satu persatu.

"Untuk hasil berapa yang lolos kalau esok sekitar jam 2 atau jam 3 siang sudah ada hasilnya. Karena saat ini teman-teman semuanya sudah kelelehan. Dan juga selesai tes jam 8 malam, jadi memang semuanya sudah kelelahan. Memang tesnya dimulai jam 1 siang tapi tiap sesi ada jeda untuk istirahat kemudian dilanjutkan sesi kedua," kibulnya pekan lalu.

Saat dikonfirmasi kembali pada Senin (10/2)  Palar mengatakan datanya sudah ada dan telah dirangkum semua. Tetapi pihaknya takut untuk memberikannya, karena ada aturannya.

"Karena diaturan dari Kemenpan ini menunggu hasil dari BKN pusat atau Panselnas selaku ketua Panselnas. Yang ditakutkan saat diumumkan, trus ada aturan yang berubah," ujarnya, sembari berjanji akan menunjukan aturan Kemenpan tersebut.(cw-04/don)

"Nanti saya akan foto aturannya dan nanti saya kirim. Saya juga takut jangan sampai saya salah," kibulnya. Sayangnya hingga berita diturunkan Palar tidak merespon upaya konfirmasi, maupun mengirimkan aturan tersebut. (cw-04/don)

Kirim Komentar