10 Feb 2020 09:58

Semua Rute ke Manado, Tiket Pesawat Diskon 50 Persen

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST.ID--Ada kabar baik untuk para pelancong yang mau berwisata ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Bakal ada diskon 50 persen untuk tiket pesawat. Ini merupakan hasil lobi Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada pemerintah pusat.

 

Langkah ini dilakukan dalam upaya menggenjot pariwisata daerah. Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menyebutkan, koordinasi dengan pemerintah pusat sudah dilakukan. “Dari hasil koordinasi tersebut, maka pemerintah pusat bakal memberikan diskon 50 persen tiket pesawat dari semua rute penerbangan ke Manado. Jadi akan ada diskon untuk tiket pesawat menuju Manado,” ungkapnya. “Diskon tersebut adalah hasil lobi Gubernur Sulut Olly Dondokambey,” sambungnya.

Katanya pemerintah pusat melalui pengumuman Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum lama ini, telah mengumumkan kabar bagus tersebut. Yaitu, mulai pekan depan, tarif tiket pesawat dari semua rute ke Manado akan diberi diskon hingga 50 persen. “Selain Manado, Bali dan Bintan juga ikut diberikan insentif pemerintah seperti itu. Bali diskon 25 persen. Bintan 15 persen,” jelas wagub.

Dengan adanya diskon tersebut, menurutnya sangat menguntungkan daerah. Kunjungan wisatawan baik dari luar maupun dalam negeri bisa meningkat secara drastis. “Ini peluang yang sangat baik. 15 kabupaten/kota harus manfaatkan. Buat iven sebanyak mungkin, tata destinasi yang unik dan memiliki daya tarik. Diskon 50 persen ini, hanya untuk Sulut. Jadi akan banyak wisatawan yang berbondong-bondong datang ke Bumi Nyiur Melambai ini," katanya.

Kandouw berharap agar pemerintah daerah dapat menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pelaku-pelaku pariwisata. "Sinergitas itu sangat penting jika ingin menggenjot pariwisata. Nanti saya akan minta bantuan kawan-kawan travel agent dan guide wisata bahkan perhotelan, untuk ikut jualan paket wisata alam Sulut. Pemerintah di 15 kabupaten/kota harus menunjukkan keseriusan untuk pariwisata. Agar tidak ada yang lari sendiri, harus ada dukungan bersama," ungkapnya.

Kabar ini pun ikut ditanggapi oleh pihak maskapai. General Manager (GM) Garuda Indonesia Cabang Manado Macfee Kindangen mengaku belum mendapatkan informasi secara resmi terkait diskon trersebut. “Kami masih menunggu informasi resmi dari pusat. Jika memang ada penurunan 50 persen pasti tinggal menyesuaikan,” singkatnya saat dikonfirmasi tadi malam.

Pengamat Pariwisata Sulut Prof Winda Mingkid mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak pemerintah di bawah komando OD-SK. Menurutnya terobosan yang dilakukan sangatlah tepat. Karena berdasarkan data, jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Sulut terus mengalami peningkatan. “ Sehingga besar harapan jika harga tiket akan diberikan diskon bahkan sampai 50 persen pasti akan banyak wisatawan yang akan datang ke Sulut,” yakinnya.

Hanya saja, lanjutnya, langkah tersebut harus didukung oleh pemerintah di 15 Kabupaten/ Kota. Untuk bagaimana menggenjot potensi wisata yang ada di masing- masing daerah. Agar wisatawan yang datang tidak hanya pergi ke tempat yang itu-itu saja, tapi semakin banyak pilihan. “Pariwisata kita sangat banyak. Tinggal bagaimana untuk mengolahnya menjadi unik dan menarik. Jika semuanya dibenahi maka pariwisata kita semakin maju,” tutupnya.

Terpisah, Pakar Pemerintahan Dr Jhony Lengkong mengatakan, 15 kabupaten/kota di Sulut masih dalam status fiskal rendah. Yang artinya, daerah tersebut belum bisa untuk berdiri sendiri dan masih sangat tergantung pada dukungan anggaran Pemerintah Pusat. "Lantas, jika hanya diam tanpa ada inovasi, saya pikir status daerah akan tetap sama. Pemerintah di 15 kabupaten/kota harusnya memanfaatkan peluang jika ingin menambah PAD," ujar Dosen Fispol Unsrat tersebut.

Lengkong mengatakan, jika 15 daerah mampu memanfaatkan peluang dengan adanya berbagai kemudahan dari Pemerintah Pusat, maka akan secara langsung berdampak ke masyarakat. "Kalau masyarakat sejahtera, tugas pemerintah tuntas. Tapi saat ini, belum ada inovasi yang fantastis dilakukan pemerintah di 15 kabupaten/kota. Ketergantungan APBN.

Diketahui, ada yang menarik dalam acara ODSK saat melaunching paket wisata alam di kawasan perkebunan Modoinding, Minahasa Selatan dan Danau Mooat di Bolmong Timur. Yah, dalam acara yang dilakukan Wagub Bapak Steven Kandouw itu, terungkap hal menarik.

Pertama. Meski terlihat paket wisata di dua lokasi tersebut, yakni tracking dan hiking, belum representatif karena infrastruktur yang disediakan belum memadai, namun wagub mengaku antusias potensi yang dimiliki Modoinding dan Mooat. "Ini harus jadi kluster pengembangan wisata yang Bersinerji. Artinya, paket wisata alam di sini cantik dan harus dijual bersama. Yaitu, turis harus diajak tinggal sehari dua hari penuh untuk menikmati alam pegunungan di modoinding dan danau di sini," tegasnya.

Wagub melanjutkan bahwa dia akan meminta Kadis Pariwisata Provinsi Henry Kaitjily segera menyiapkan sinerjitas paket wisata dengan asosiasi industri pariwisata.

Saat berada di Mooat, wagub diterima sekaligus didampingi langsung Kadis Pariwisata Boltim Rizky Lamaluta. Turut menyertai Lamaluta, secara kompak hadir para Kadis Pariwisata se Bolmong Raya, yakni Kadispar Bolmut Ibu Fatlun, Kadispar Bolmong Ibu Ulfa, Kadispar Kotamobagu Ibu Anji dan Kadispar Bolsel Bapak Yayuk Kadulah yang diwakili Sekdis dan tim. Antusiasme Wagub terlihat sejak mulai tiba di Modoinding. Beberapa kali pendamping setia Gubernur Olly Dondokambey ini berhenti di beberapa spot kawasan itu untuk berdialog dengan masyarakat setempat. "Saya akan minta bantuan kawan kawan travel Agent dan Guide wisata yang tergabung dalam ASITA. ASPPI dan HPI bahkan perhotelan, untuk ikut jualan paket wisata alam ke Modoinding dan Mooat," tegasnya.

Wagub Kandouw juga sempat menyorot Dispar Minsel yang dinilai kurang memberikan perhatian pengelolaan wisata di Modoinding. Padahal alam Modoinding dinilai sangat dapat menarik kunjungan wisatawan. “Semua daerah harus berbenah. Harusnya Modoinding yang cantik ini ikut dibenahi dan diberi perhatian. Lihat saja obyek wisata di sini, mulai rusak. Padahal jika objek wisata ini mendapatkan perhatian, maka daerah dapat mengambil keuntungan dari pariwisata di Modoinding ini," sorotnya.(ewa/ayu/gnr)

Kirim Komentar